Melemahkan Fungsi Otak, Jauhi 9 Kebiasaan Buruk Ini

LABURA.NET – Organ adalah bagian tubuh yang menopang sistem berbagai sistem yang ada di dalam tubuh. Dengan segala keunikannya, otak diciptakan dengan peran yang penting bagi manusia. Suatu kewajiban untuk menjaganya tetap sehat dan baik.

Seiring berjalannya waktu, banyak rutinitas yang menyebabkan fungsi otak menurun. Banyaknya aktivitas dan kebiasaan yang dilakukan dapat mempengaruhi kerja dan fungsi otak.

Beberapa kebiasaan tersebut dapat berupa kegiatan maupun makanan. Berikut rangkuman dari 7 kebiasaan yang dapat memperlambat fungsi otak:

Konsumsi Gula

Vertikal ilustrasi gula

Gula merupakan andalan bagi sebagian orang untuk menambah cita rasa. Tidak hanya itu, gula tampaknya menjadi salah satu bahan makanan yang digemari karena rasanya yang manis. Sering ditambahkan ke dalam minuman, makanan ringan, dan bahkan makanan utama.

Namun, akan lebih baik apabila Anda dapat menghindari konsumsi gula secara berlebihan dalam jangka panjang. Sebab, hal ini disinyalir dapat memperlemah fungsi otak untuk mengingat. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang mengonsumsi gula berlebih secara jangka panjang lebih kesulitan dalam mengikuti pembelajaran di sekolah.

Dilansir pada Brilio.net, mengonsumsi gula berlebih juga dapat memperburuk metabolism dan mencederai otak sehingga dapat menimbulkan rasa cemas, depresi, hingga pikun.

Anda dapat mengganti gula dengan pemanis alami seperti madu dan lain sebagainya.

Konsumsi Garam

Tinystep

Selain membahayakan jantung, konsumsi garam secara berlebih dapat menyebabkan masalah pada fungsi otak. Garam yang mengandung natrium dapat menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh dan otak mengalami peregangan. Akibat fatalnya, meregangnya pembuluh darah tersebut dapat menyebabkan bekas luka pada setiap pembuluh darah yang teraliri natrium dalam jumlah yang berlebih.

Lemak Jenuh

2012 Shutterstock/Stuart Miles

Dilansir pada Liputan6, lemak jenuh apabila terkandung di dalam otak secara berlebihan akan membahayakan sel otak sehingga dapat menyebabkan Alzheimer atau kepikunan dini. Makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi dapat mengganggu kemampuan otak untuk belajar dan membuat memori baru setelah 10 menit.

Beberapa contoh lemak jenuh adalah mentega, keju, sosis babi, dan lain sebagainya. Konsumsi lemak jenuh tidak hanya buruk bagi fungsi otak namun juga seluruh sistem yang ada di dalam tubuh.

Alkohol

2012 Merdeka.com/Shutterstock/JirkaBursik

Konsumsi alkohol dapat berpengaruh pada fungsi otak. Pada dasarnya, setelah mengonsumsi alkohol, otak dan tubuh akan melakukan relaksasi hingga menghilangkan kesadaran secara sementara. Namun, setelah kembali sadar, sebenarnya terdapat sesuatu yang berubah dan mengganggu fungsi otak secara normal.

Jauhi semaksimal mungkin konsumsi alkohol. Baik sebagai minuman ataupun campuran makanan.

Melewatkan Sarapan

ilustrasi sarapan

Di pagi hari, otak membutuhkan asupan yang cukup untuk melakukan fungsinya. Dengan sarapan sehat, maka kebutuhan gizi di pagi hari akan terpenuhi dan mendukung fungsi otak. Namun, apabila Anda melewatkan sarapan, berarti asupan bagi otak Anda akan terlambat dan dapat mengganggu kinerja seluruh sistem yang ada di tubuh.

Selain itu, dapat terjadi pula keterlambatan perkembangan pada otak. Usahakan untuk selalu menyantap sarapan sebelum melakukan aktivitas. Pilih menu yang mudah namun menyehatkan bagi tubuh Anda untuk beraktivitas.

Nikotin

Masuknya nikotin ke dalam tubuh tidak hanya membawa dampak buruk bagi sistem pernapasan, namun juga secara tidak langsung membawa pengaruh bagi fungsi otak. Selain nikotin, satu batang rokok pada umumnya mengandung berbagai senyawa kimia yang beracun lainnya.

Banyaknya senyawa kimia berbahaya pada rokok tersebut secara fatal dapat mengakibatkan penghentian aliran darah ke otak. Sehingga, tidak hanya dapat terjadi penuruna fungsi otak, melainkan juga dapat terjadi kematian.

Kurang Konsumsi Air Mineral

Shutterstock/Shebeko

Air mineral merupakan zat yang memperlancar sistem peredaran darah di dalam tubuh. Karena pada dasarnya, tubuh manusia 80 persen adalah cairan.
Konsumsi air mineral dalam jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh secara rutin. Dengan begitu, darah yang mengandung oksigen dapat sampai ke otak melalui sistem peredaran darah yang lancar.

Sebaliknya, kurang konsumsi air mineral dapat mengakibatkan terganggunya suplai oksigen ke otak sehingga fungsinya kurang berjalan dengan baik. Sebagai akibatnya, otak kurang cepat merespon, sulit untuk mengingat, dan lain-lain.

Kurang Istirahat

Ilustrasi tidur

Kurangnya tidur menjadi salah satu penyebab dari menurunnya fungsi dan produktivitas otak. Dilansir pada Brilio.net, bagian lobus frontal akan menjadi terganggu sehingga menyebabkan terganggunya daya kreativitas dan imajinasi.

Selain itu, kurangnya waktu tidur juga dapat meningkatkan stress dan depresi sehingga aktivitas akan mudah terganggu.

Paparan Polusi

Ilustrasi polusi udara

Polusi dapat menjadikan seseorang kekurangan oksigen. Sebagai dampaknya, suplai oksigen ke otak juga akan terganggu. Lalu mengakibatkan menurunnya fungsi otak hingga mengganggu aktivitas yang sedang dilakukan karena ketidakmampuan otak untuk bekerja dengan cepat dan baik seperti pada umumnya.

Jauhi polusi dan asap semaksimal mungkin untuk selalu mendapatkan udara segar. Jika perlu, tanam beberapa pohon-pohon rindang di dekat rumah dan selalu perhatikan sirkulasi di dalam rumah.

Reporter : Mutia Anggraini

Portal Berita dan Informasi Labura

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *