Pasien Positif Corona Meninggal Dunia di Medan Seorang Dokter

LABURA.NET – Pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di RSUP H Adam Malik, Kota Medan, Selasa (17/3) malam berinisial UMT ternyata berprofesi sebagai dokter. Dari hasil pemeriksaan, pasien tersebut dinyatakan positif virus corona (Covid-19).

“Mungkin namanya sudah tahu, namanya UMT, dokter UMT, saya singkat walau sudah ada di publik,” kata Kepala Pelaksana Gugus Tugas Covid-19 Sumut, Riadil Akhir Lubis, Rabu (18/3).

Riadil menyebut UMT memiliki riwayat perjalanan ke Yerusalem dan Italia bersama rekan-rekannya. Pasien masuk ke rumah sakit sekitar pekan lalu. Jenazah pasien telah dibawa oleh keluarga.

Riadil menambahkan saat ini di RSUP H Adam Malik Medan sudah menangani 10 PDP yang masih dirawat, 3 PDP yang dinyatakan negatif dan sudah dibolehkan pulang.

“Tentunya kita juga ada call centre dan media centre di sini. Sejak tadi malam kita sudah ada 128 masyarakat yang ingin konsultasi mengajukan keluh kesah tentang tanda-tanda virus atau penyakit lain,” ujarnya.

Selain RUSP Adam Malik, dua rumah sakit di Sumatera Utara telah disiapkan sebagai pusat cadangan evakuasi pasien suspect Covid-19. Penanganan akan difokuskan di dua rumah sakit tersebut jika terjadi peningkatan pasien terkait dengan virus corona.

Kedua rumah sakit itu adalah RS GL Tobing/Medical Tembakau Deli PTP Nusantara II Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang dan RSU Sari Mutiara, Jalan Kapten Muslim, Kota Medan.

Pemerintah sudah menetapkan masa tanggap darurat penanganan virus corona sampai 29 Mei 2020. Paling banyak terjadi di Jakarta. Sampai kemarin, Rabu (18/3), telah ada 227 kasus positif corona di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 19 orang meninggal dunia dan 11 orang sembuh dari Covid-19. (fnr/fra)

Portal Berita dan Informasi Labura

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *