Gubsu Edy Lantik 10 Pjs Bupati & Walikota di Sumut, Siapa Saja?

LABURA.NET – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengukuhkan sejumlah pejabat sebagai penjabat sementara (Pjs) bupati dan wali kota di Sumut. Arif Sudarto menjadi Pjs Wali Kota Medan dan Lasro Marbun menjadi Pjs Bupati Samosir.

Upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pj bupati, pengukuhan Pjs bupati dan wali kota serta penunjukkan plt bupati digelar di Rumdin Gubsu, Medan, Jumat (25/9/2020).

Ada sepuluh Pjs yang dikukuhkan. Kesepuluh Pjs itu akan mengisi jabatan di daerah yang kepala daerahnya kembali maju di Pilkada 2020.

Para Pjs itu merupakan pejabat di Pemprov Sumut. Selain itu, Edy juga melantik Pj bupati Pakpak Bharat dan dua Plt bupati, yakni Bupati Nias Utara dan Humbang Hasundutan.

Berikut daftar nama Pjs 10 bupati-wali kota yang dikukuhkan oleh Edy:

1. Pjs Bupati Mandailing Natal, Dahler (Kadis Tanaman Pangan dan Holtikuktura)

2. Pjs Wali Kota Tanjungbalai, Ismail Sinaga (Kadisdukcapil Sumut)

3. Pjs Bupati Asahan, Basarin Yunus Tanjung (Kabiro Otda dan Kerja Sama)

4. Pjs Wali Kota Medan, Arif Sudarto Trinugroho (Asisten Administrasi, Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan)

5. Pjs Bupati Samosir, Lasro Marbun (Inspektur Provinsi Sumut)

6. Pjs Bupati Nias Selatan, Ria Novida Telaumbauna (Kadis Pariwisata Sumut)

7. Pjs Wali Kota Gunung Sitoli, Abdul Haris Lubis (Kadishub Sumut).

8. Pjs Bupati Labuhanbatu, M Fitriyus (Asisten Adimistrasi Umum)

9. Pjs Bupati Toba, Hariyanyo Butar-butar (Kadisnaker Sumut)

10. Pjs Bupati Serdang Bedagai, Irman (Kepala Balitbang).

Pengukuhan ditandai dengan penyematan tanda jabatan dan penyerahan surat keputusan. Para Pjs menjabat selama bupati/walikota menjalani cuti kampanye pada Pilkada serentak 2020 sampai 5 Desember 2020. Gubernur juga menetapkan Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Saut Parlindungan Simamora sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Humbahas dan Wakil Bupati Nias Utara Haogosochi Hulu sebagai Plt Bupati Nias Utara yang ditandai dengan penyerahan surat keputusan kepada masing-masing Plt.

Sebelumnya, Gubernur juga melantik Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumut Kaiman Turnip sebagai Penjabat (Pj) Bupati Pakpak Bharat, menggantikan penjabat bupati sebelumnya Asren Nasution.

Gubernur menekankan para pejabat yang dikukuhkan menjadi Pj dan Pjs kepala daerah, agar menjaga netralitas pada saat Pilkada serentak 2020. “ASN harus netral. Sekali lagi saya ingatkan ASN harus netral, baik anda sebagai penjabat maupun Pjs. Dengan kenetralan ini saya kira pesta demokrasi ini menjadi baik,” ujarnya.

Selain itu, Pj dan Pjs kepala daerah juga diharapkan senantiasa mengingat batasannya, bahwa jabatan ini hanya sementara. “Jaga batasan yang diberikan kepada anda. Anda bukan bupati, tapi anda penjabat bupati dan Pjs. Saya yakin saudara-saudara tahu itu. Lakukan tugas ini untuk mengantar sampai terdapatnya bupati dan walikota yang definitif,” kata Gubernur.

Gubernur juga berpesan kepada para Pj maupun Pjs agar fokus pada pelaksanaan pesta demokrasi di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, KPU dan Bawaslu diharapkan dapat dibantu. “Tidak ada gunanya pesta demokrasi ini kalau ternyata rakyat kita menjadi menderita dengan Covid-19 ini,” tegas Edy Rahmayadi.

Selanjutnya, Edy menyampaikan tidak ada indikator khusus dalam memilih Pj dan Pjs tersebut. Menurutnya Pj dan Pjs tidak memiliki wewenang dalam pengambilan kebijakan yang strategis. “Sebenarnya tidak ada indikator, karena waktunya hanya 73 hari (menjabat). Dia hanya melaksanakan tugas dalam waktu jabatan yang kosong, tidak akan mengambil tindakan yang strategis,” ujar Edy.

Pjs Bupati Samosir Lasro Marbun mengatakan akan melaksanakan perintah Gubernur dalam hal netralitas maupun menjaga kondusifitas Pilkada pada masa pandemi. Menurutnya, pesta demokrasi haruslah dilaksanakan secara terhormat dan mulia.

“Jadi saya sebagai penjabat sementara dalam waktu singkat tentu akan menjaga itu, supaya Sumatera Utara menjadi punggawa terdepan dalam penyelenggaraan pilkada,” ujar Lasro.

Pelantikan Penjabat Ketua PKK Pakpak Bharat

Pada kesempatan tersebut Ketua PKK Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi melantik Penjabat Ketua PKK Pakpak Bharat sekaligus Ketua Dekranasda Pakpak Bharat Ratnawati Kaiman Turnip. Nawal mengharapkan agar Ratnawati dapat bersinergi dengan Gugus Tugas Covid-19 Pakpak Bharat untuk memutus rantai penularan Covid-19 di daerah itu. Terutama dengan menggalakkan Gerakan Bersama Memakai (Gebrak) Masker di Pakpak Bharat.

“Pandemi masih menyebar dan berbahaya. Untuk itu saya akan selalu menyosialisasikan protokol kesehatan. Mari kita tegaskan kembali kepada diri kita masing-masing untuk menjalankan protokol kesehatan,” pesan Nawal.

Turut hadir pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Provinsi Sumut R Sabrina, Forkopimda Pakpak Bharat, serta para tamu undangan. Acara yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan berlangsung tertib dan lancar.**
(H17/Adm)

Portal Berita dan Informasi Labura

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *