bupati labura batu pertama musholla

Bupati Labura Ajak Masyarakat Berinfaq Untuk Bangun Rumah Ibadah

LABURA.NET – Acara peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Labura, H. Khairuddinsyah Sitorus, SE dalam pembangunan rumah ibadah Musholla Persulukan Babussalam, Desa Parpaudangan, Labuhanbatu Utara, Selasa (13/10/2020) yang dihadiri oleh unsur masyarakat seperti Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Labura, MUI Labura, Pemuda Pancasila, Muspika, dan para Tuan Guru se-Labura.

bupati labura batu pertama musholla
Bupati Labura Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musholla Persulukan Babussalam

Dalam sambutannya, Bupati Labura menceritakan sejarah hubungannya dengan Alm. Tuan Guru Babussalam.

“Tuan Guru Babussalam sebelum meninggal pernah meminta saya mengunjungi Persulukan ini, namun langkah saya belum sempat kesini,” katanya.

“Beliau juga pernah meminta agar listrik bisa masuk Dusun Parpaudangan. Alhamdulilah, karena permintaan beliaulah saat ini listrik sudah masuk ke sini, dan saya bisa mengunjungi persulukan beliau,” ungkap Bupati.

bupati labura batu pertama musholla

Bapak Bupati menjelaskan, bahwa dana pembangunan rumah ibadah ini bersumber dari CSR Bank Sumut senilai Rp128.083.167. Namun Bupati menilai bahwa anggaran segitu tidak cukup untuk membangun rumah ibadah tersebut.

“Mushola ini tetap seperti bangunannya terdahulu, yang berbentuk rumah panggung, namun dibuat permanen dan tingginya juga ditambah, agar bagian bawah bangunan masih bisa dipergunakan sebagai tempat pertemuan,” lanjutnya.

Menyiasati hal tersebut, Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk bisa berinfaq demi musholla tersebut.

“Mari kita jadikan infaq sebagai amal ibadah, karena infaq ini adalah investasi kita untuk dunia dan akhirat. Tuhan juga akan membuka lebar rezeki hambanya yang berinfaq untuk kebersamaan umat,” tegas Bupati.

bupati labura batu pertama musholla

Selain Bapak Bupati Labura, H. Kh. Husin Pohan, Tuan Guru Sibio-bio juga menyampaikan kata sambutan dan mengatakan bahwa amal ibadah bisa menjauhkan suatu negeri dari bencana.

“Kalau masih ada orang yang berzikir di negeri kita, maka allah akan menjauhkan kita dari musibah,” ungkapnya.

(Bima Hariandi)

Share WhatsApp

Shares

Portal Berita dan Informasi Labura

You May Also Like