Naik Lagi, Ini Harga TBS di Labura & 13 Daerah Penghasil Sawit di Sumut

LABURA.NET – Setelah dua pekan harga TBS sawit di Sumatra Utara (Sumut) melorot ke Rp 1.986,66 dan Rp 1.959,19/kg, pekan ini harganya kembali ke atas Rp 2.000, tepatnya Rp 2.051,95/kg. Harga penetapan TBS provinsi yang kembali naik ini membuat petani ikut senang karena mendapatkan harga dikisaran Rp 1.800-an setelah jeblok ke level Rp 1.600-an/kg.

Secara rinci, harga penetapan TBS sawit Provinsi Sumut hingga periode 20 Oktober 2020 untuk:
Umur 3 tahun Rp 1.596,18/kg
Umur 4 tahun Rp 1.744,80/kg
Umur 5 tahun Rp 1.839,41/kg
Umur 6 tahun Rp 1.891,01/kg
Umur 7 tahun Rp 1.910,80/kg
Umur 8 tahun Rp 1.959,12/kg
Umur 9 tahun Rp 1.998,32/kg
Umur 10-20 tahun Rp 2.051,95/kg
Umur 21 tahun Rp 2.047/kg
Umur 22 tahun Rp 2.018,12/kg
Umur 23 tahun Rp 1.996,67/kg
Umur 24 tahun Rp 1.925,71/kg
Umur 25 tahun Rp 1.862,18/kg

Sementara harga rata-rata CPO lokal dan ekspor naik menjadi Rp 9.430,80/kg dari sebelumnya Rp 8.961,01/kg. Untuk rata-rata harga kernel menjadi Rp 4.741,78/kg. Sementara faktor K adalah 87,49%.

Untuk harga di tingkat petani pekan ini juga naik ke level Rp 1.800-an dari pekan lalu rata-rata Rp 1.600-an/kg. Secara rinci, harga TBS pekan ini di 14 daerah penghasil sawit di Sumut yakni:
1. Langkat Rp 1.750/kg
2. Deli Serdang Rp 1.770/kg
3. Serdang Bedagai Rp 1.820/kg
4. Simalungun Rp 1.780/kg
5. Batubara Rp 1.790/kg
6. Asahan Rp 1.800/kg
7. Labuhanbatu Utara Rp 1.785/kg
8. Labuhanbatu Rp 1.810/kg
9. Labuhanbatu Selatan Rp 1.800/kg
10. Padanglawas Utara Rp 1.710/kg
11. Padanglawas Selatan Rp 1.830/kg
12. Tapanuli Tengah Rp 1.795/kg
13. Mandailing Natal Rp 1.780/kg
14. Tapanuli Selatan Rp 1.760/kg

Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap, mengatakan, kenaikan harga TBS pekan ini tentu disambut petani dengan senang. “Jadi optimis kembali bisa mendapatkan harga dikisaran Rp 2.000/kg sebelum akhir tahun,” katanya, Jumat (16/10/2020).

Dikatakannya, sejak awal tahun, harga tertinggi yang diterima petani masih berkisar Rp 1.800-an/kg. Sementara untuk harga penetapan provinsi sudah di atas Rp 2.000/kg. Meski ada selisih hingga Rp 200/kg, petani tetap optimis bisa mendapatkan harga mendekati harga penetapan TBS provinsi.
(Adm)

Portal Berita dan Informasi Labura

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *