Bocah SD Usia 13 Tahun diPerkosa Tetangga Sendiri di Asahan

LABURA.NET – Anak SD berusia 13 tahun di Desa Pulau rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan mengaku telah menjadi korban pemerkosaan Andi Panjaitan (60) yang merupakan tetangganya sendiri.

Ibu korban LC (35) mengungkapkan perbuatan tidak senonoh itu terjadi pada bulan September 2019. Saat itu korban berusia 13 tahun dan masih duduk dibangku kelas VI SD.

Tetapi baru terungkap pada tahun 2020 ini, setelah korban mengalami beberapa kali mengalami pendarahan, dibawa pihak keluarga ke Puskesmas Kecamatan Pulau Rakyat. Oleh pihak puskesmas, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) di Kisaran.

Habis dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Kisaran, pihak medis menyatakan korban sudah tidak perawan lagi. Mendengar hal itu, keluarga korban sontak terkejut dan mendesak korban untuk mengatakan siapa pelakunya.

Setelah beberapa kali didesak oleh keluarga, akhirnya korban menceritakan bahwa dirinya telah dua kali dicabuli secara paksa oleh pria tetangga mereka bernama Andi Panjaitan.

Menurut keterangan korban, peristiwa itu terjadi sekitar 11 bulan yang lalu, ketika korban disuruh istri pelaku tidur di rumah pelaku untuk menemani putri korban yang usianya lebih muda dari korban.

“Saya menginap di rumah uwak itu tiga malam. Pada malam kedua dan ketiga. Aku tidur di kamar anaknya lalu saya diperkosa,” ungkap korban.

Dari aduan putrinya, ibu kandung korban tidak terima dan langsung membuat laporan kePPA
Unit PPA Polres Asahan.

Berdasarkan laporan LC ke Polres Asahan, pada hari Selasa (24/11-2020) sekira pukul 17.20 WIB, Personil Polres Asahan langsung meringkus pelaku Andi Panjaitan yang pada saat itu bermain catur di satu warung kopi.

kgi

Share WhatsApp

Shares

Portal Berita dan Informasi Labura

You May Also Like