Pria Ini Dihukum Pegang Besi Panas, Berawal Dituduh Bersetubuh dengan Wanita dan Sekarang Tak Bisa Bekerja

LABURA.NET – Warga Desa Baomekot, MA (29), Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT, bukan hanya menanggung malu, tapi juga tak bisa lagi bekerja.

Karena, telapak tangannya mengalami luka bakar akibat menjalani hukuman adat dengan cara memegang besi panas.

Hukuman ini diberikan oleh lembaga adat dan lembaga desa setempat karena MA dituduh telah bersetubuh dengan wanita berinisial MYT (34).

Dugaan kasus persetubuhan itu dilaporkan korban MYT pada Oktober 2020.

Lantaran MA menolak tuduhan itu, sesuai hukum adat yang berlaku maka yang bersangkutan diminta melakukan pembuktian melalui sumpah.

Dengan cara memegang besi panas. Jika tangan terduga pelaku terluka, sesuai kepercayaan warga setempat maka yang bersangkutan dianggap terbukti bersalah.

Namun sebaliknya, jika tidak terluka maka dianggap tudingan kepada yang bersangkutan itu dianggap tidak benar.

MA mengatakan, ia dituduh melakukan persetubuhan dengan MYT tersebut pada 12 Agustus 2020.

Meski sudah berusaha membantah tudingan tersebut, namun ia tak bisa mengelak dengan hukum adat tersebut. “Saya diminta untuk duduk di Kantor Desa Baomekot untuk membuktikan kebenaran itu. Saya lihat mereka bakar besi ukuran 10 sentimeter dengan tempurung,” jelasnya.

“Setelah besi panas seperti bara api, mereka meminta saya untuk membuka telapak tangan. Besi panas itu langsung ditaruh di telapak tangan saya. Akibatnya telapak tangan saya terluka. Saya terpaksa menyerahkan tangan saya karena takut, habis warga banyak sekali di Kantor Desa Baomekot,” ungkap MA.

Setelah kejadian yang menimpanya itu, ia sempat melaporkannya kepada Polres Sikka untuk minta keadilan. Namun laporannya itu diarahkan untuk ke Polsek Kewapante.

Akibat tuduhan persetubuhan tersebut, kini ia dan keluarganya tidak hanya menanggung malu, tapi juga tak bisa bekerja.

“Sekarang saya tidak bisa kerja untuk bawa mobil karena tangan saya terluka. Jadi, sekarang saya di rumah saja, sampai tunggu telapak tangan saya sembuh, baru kerja,” kata MA.

ksc

Share WhatsApp

0Shares

Portal Berita dan Informasi Labura

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *