LABURA.NET | Tribrata FC Labuhanbatu meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 6-3 atas Lapendos FC Labura dalam lanjutan penyisihan Grup G Turnamen Open Mini Soccer Piala Kapolres Labuhanbatu Utara. Kapten tim, Andreas Manurung, menjadi sorotan setelah mencetak tiga gol atau hattrick dalam pertandingan tersebut.
Laga berlangsung di lapangan sepak bola Kompleks Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Jumat (23/10). Kemenangan ini memastikan Tribrata FC Labuhanbatu mengakhiri persaingan Grup G di posisi puncak klasemen dengan koleksi sembilan poin sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Turnamen tersebut diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Labuhanbatu Utara. Tribrata FC Labuhanbatu, yang berasal dari Kota Rantauprapat, menunjukkan performa konsisten sepanjang pertandingan meskipun telah memastikan diri lolos ke fase gugur.
Sejak babak pertama dimulai, Tribrata FC Labuhanbatu langsung tampil agresif dengan mengandalkan permainan kolektif. Kombinasi umpan pendek dan operan dari kaki ke kaki membuat para pemain Lapendos FC Labura harus bekerja keras mengantisipasi serangan lawan.
Permainan terorganisasi tersebut membuat Tribrata FC mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Mereka tidak mengendurkan tekanan meskipun sudah memastikan tempat di babak 16 besar.
Hasilnya, Tribrata FC Labuhanbatu berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan tiga gol tanpa balas. Gol pembuka dicetak Rio, disusul Irwan, kemudian Andreas Manurung yang juga dipercaya sebagai kapten tim.
Keunggulan 3-0 menjadi modal penting bagi Tribrata FC untuk menghadapi babak kedua. Sementara itu, Lapendos FC Labura berupaya memperbaiki permainan agar dapat mengejar ketertinggalan.
Memasuki babak kedua, pelatih Tribrata FC Labuhanbatu, Dedy Suandi, yang akrab disapa Oday, melakukan sejumlah rotasi pemain. Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga permainan tim sekaligus mempertahankan tekanan terhadap pertahanan lawan.
Tribrata FC kembali melancarkan serangan dari berbagai lini. Namun, ketika terlalu asyik menyerang, mereka harus menghadapi ancaman melalui serangan balik Lapendos FC Labura.
Peluang tersebut dimanfaatkan Lapendos untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1. Gol itu membuat pertandingan semakin terbuka karena kedua tim berusaha memaksimalkan kesempatan yang tersedia.
Meski kebobolan, Tribrata FC tidak kehilangan momentum. Para pemain tetap berusaha mengembangkan permainan dan kembali menekan pertahanan Lapendos.
Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Dedi Daulay, pemain berpengalaman Tribrata FC Labuhanbatu, berhasil mencetak gol keempat bagi timnya. Gol itu memperlebar jarak keunggulan sekaligus memperkuat posisi Tribrata FC dalam pertandingan.
Lapendos FC Labura tidak menyerah begitu saja. Tim tersebut kembali memberikan perlawanan dan berhasil mencetak dua gol tambahan menjelang pertandingan berakhir.
Tambahan gol dari Lapendos membuat persaingan di lapangan tetap berlangsung sengit. Namun, Tribrata FC Labuhanbatu mampu menjaga produktivitas serangan dan memastikan keunggulan mereka tidak terkejar.
Di tengah upaya Lapendos mengejar ketertinggalan, Andreas Manurung kembali menunjukkan perannya sebagai kapten sekaligus pemain penting Tribrata FC Labuhanbatu.
Andreas berhasil mencetak dua gol tambahan pada babak kedua. Tambahan tersebut melengkapi koleksi tiga golnya dalam pertandingan melawan Lapendos FC Labura.
Dengan satu gol pada babak pertama dan dua gol pada babak kedua, Andreas menorehkan hattrick sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak Tribrata FC dalam pertandingan tersebut.
Penampilan kapten tim itu turut membantu Tribrata FC mempertahankan keunggulan di tengah tekanan lawan. Kontribusi Andreas menjadi bagian penting dari kemenangan 6-3 yang diraih tim asal Rantauprapat tersebut.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tidak berubah. Tribrata FC Labuhanbatu menutup pertandingan dengan kemenangan 6-3 atas Lapendos FC Labura dan membawa pulang tiga poin dari laga penyisihan Grup G.
Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan kemampuan Tribrata FC dalam menjaga efektivitas serangan. Mereka mampu mencetak enam gol, meskipun harus menerima tiga gol balasan dari lawan.
Manajer Tribrata FC Labuhanbatu, Muhammad Sukma, SE, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan ofisial tim atas penampilan yang ditunjukkan dalam pertandingan tersebut.
Sukma mengaku bersyukur atas tambahan tiga poin yang diraih timnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen tim yang telah bekerja keras dan memberikan kontribusi selama pertandingan.
“Alhamdulillah 3 poin, selamat dan terima kasih kepada seluruh ofisial tim dan para pemain kita yang sudah benar-benar menunjukkan kualitas masing-masing,” ujar Sukma kepada awak media.
Meski mengapresiasi hasil positif tersebut, Sukma mengingatkan para pemain dan jajaran pelatih agar tidak larut dalam euforia kemenangan. Menurutnya, perjalanan Tribrata FC Labuhanbatu dalam turnamen masih panjang dan tantangan yang lebih berat telah menanti pada fase gugur.
Ia meminta seluruh anggota tim menjaga konsentrasi, mempertahankan semangat kerja sama, serta mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“ Tetap fokus, pesannya jangan terlalu euforia dengan hasil ini. Perjalanan kita masih panjang, dan semoga kita berhasil terbang lebih tinggi,” tutupnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi Tribrata FC bahwa keberhasilan di fase grup belum menjadi akhir perjuangan. Konsistensi permainan dan kesiapan menghadapi lawan berikutnya akan menjadi hal penting dalam upaya melangkah lebih jauh di turnamen.
Kemenangan atas Lapendos FC Labura memastikan Tribrata FC Labuhanbatu finis di puncak klasemen Grup G dengan raihan sembilan poin.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan tim asuhan Dedy Suandi ke babak 16 besar Turnamen Mini Soccer KNPI Trophy Kapolres Cup. Keberhasilan menjadi juara grup memberikan kesempatan bagi Tribrata FC untuk melanjutkan persaingan menuju babak berikutnya.
Berdasarkan informasi pertandingan, Tribrata FC Labuhanbatu dijadwalkan menghadapi Tawadhu FC, yang berstatus sebagai runner-up Grup H, pada babak 16 besar.
Laga tersebut akan menjadi tantangan berikutnya bagi Tribrata FC setelah melewati persaingan di fase grup. Tim diharapkan dapat menjaga kekompakan dan mempertahankan performa positif yang telah ditunjukkan saat menghadapi Lapendos FC Labura.
Bagi Tribrata FC Labuhanbatu, kemenangan 6-3 ini bukan hanya menambah tiga poin, tetapi juga menjadi modal untuk menatap fase gugur dengan kepercayaan diri. Meski demikian, sesuai pesan manajer tim, seluruh pemain tetap diminta menjaga fokus dan tidak meremehkan lawan.
Dengan Andreas Manurung yang tampil tajam melalui torehan hattrick serta dukungan seluruh pemain, Tribrata FC Labuhanbatu kini bersiap menghadapi pertandingan babak 16 besar demi melanjutkan langkah mereka di Turnamen Open Mini Soccer Piala Kapolres Labuhanbatu Utara.
Penulis: (Greg)
LABURA adalah lembaga yang bekerja untuk memperluas akses masyarakat terhadap hukum, pendidikan hukum, penelitian, dan pengetahuan hukum.
Don't show again
Yes, Contact Us!