LABURA.NET | Dewan Pimpinan Daerah Satuan Kader Ulama (DPD Satkar Ulama) Kabupaten Labuhanbatu Utara mendampingi Dewan Pembina BPK, Dr. H. Hendri Yanto Sitorus, S.E., M.M., saat mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Partai Golkar Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).
Kehadiran jajaran Satkar Ulama dalam proses pendaftaran tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan organisasi kepada Hendri Yanto Sitorus, yang akrab disapa Bung HYS. Organisasi tersebut menyatakan berharap agar Hendri Yanto Sitorus kembali memimpin Partai Golkar di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Dukungan itu, menurut Satkar Ulama Labura, didasarkan pada penilaian terhadap kepemimpinan Hendri Yanto Sitorus, termasuk perhatian yang selama ini diberikan kepada kegiatan pembinaan keagamaan dan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.
DPD Satkar Ulama Labura menilai Hendri Yanto Sitorus sebagai sosok yang memiliki loyalitas dan perhatian terhadap perkembangan organisasi. Penilaian tersebut, menurut organisasi itu, tercermin dalam dukungan terhadap sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan ulama serta pelayanan sosial kepada masyarakat.
Beberapa kegiatan yang disebut mendapatkan perhatian di antaranya pembinaan dai-dai muda, pelaksanaan Safari Jumat, serta pembagian sedekah kepada kaum dhuafa.
Selain itu, terdapat kegiatan makan siang bersama jamaah di sejumlah masjid setelah pelaksanaan salat Jumat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aktivitas yang disoroti Satkar Ulama dalam menjelaskan alasan dukungannya kepada Hendri Yanto Sitorus.
Bagi organisasi tersebut, pembinaan dai muda merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap keberlanjutan dakwah dan penguatan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat. Sementara itu, kegiatan berbagi kepada kaum dhuafa mencerminkan kepedulian sosial yang ingin terus didorong melalui keterlibatan berbagai pihak.
Safari Jumat dan kebersamaan bersama jamaah juga dipandang sebagai sarana untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara tokoh masyarakat, ulama, dan warga.
Meski demikian, penilaian mengenai besarnya kontribusi maupun dampak dari berbagai kegiatan tersebut merupakan pandangan yang disampaikan oleh Satkar Ulama Labura sebagai pihak yang memberikan dukungan.
Dalam kegiatan pendaftaran calon Ketua Partai Golkar Labura tersebut, Hendri Yanto Sitorus didampingi sejumlah pengurus Satkar Ulama Labura.
Mereka yang turut hadir adalah Sekretaris Satkar Ulama Labura, Ust. Riswan Ritonga, S.Pd.; Bendahara, Buya Suwandi, S.Sy.; serta Ust. Ucok Fambi, S.Pd., dari Bidang Pembinaan Ulama.
Kehadiran para pengurus tersebut memperlihatkan keterlibatan jajaran organisasi dalam agenda politik yang berkaitan dengan proses pemilihan kepemimpinan Partai Golkar di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Satkar Ulama Labura secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada Hendri Yanto Sitorus untuk kembali memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut di tingkat kabupaten.
Dukungan itu menjadi bagian dari dinamika organisasi dan politik daerah menjelang penetapan kepemimpinan partai. Namun, dukungan dari Satkar Ulama tidak dengan sendirinya menentukan hasil pemilihan. Keputusan akhir tetap bergantung pada mekanisme dan ketentuan organisasi Partai Golkar yang berlaku.
Selain perhatian terhadap kegiatan keagamaan dan sosial, Satkar Ulama Labura juga menyoroti rekam jejak kepemimpinan Hendri Yanto Sitorus di Partai Golkar.
Menurut organisasi tersebut, salah satu hal yang menjadi pertimbangan dukungan adalah keberhasilan Partai Golkar meraih sembilan kursi di DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Capaian tersebut dinilai sebagai bagian penting dari perjalanan politik partai di daerah. Perolehan kursi legislatif merupakan salah satu indikator yang kerap diperhatikan dalam menilai kekuatan politik sebuah partai, meskipun hasil pemilu juga dipengaruhi berbagai faktor, termasuk dukungan pemilih, kerja organisasi, kandidat, dan dinamika politik setempat.
Dalam konteks dukungan yang disampaikan Satkar Ulama, raihan sembilan kursi DPRD tersebut ditempatkan sebagai salah satu pertimbangan untuk mendukung keberlanjutan kepemimpinan Hendri Yanto Sitorus.
Selain capaian politik, organisasi itu turut menyoroti program bedah rumah serta perhatian kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk para pendeta.
Program bedah rumah dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal. Adapun perhatian kepada para pendeta disebut sebagai bagian dari hubungan dengan unsur masyarakat lintas latar belakang keagamaan.
Satkar Ulama menilai perhatian terhadap berbagai kelompok masyarakat tersebut menjadi salah satu aspek yang layak dipertimbangkan dalam melihat rekam jejak seorang pemimpin.
Namun, naskah sumber tidak merinci jumlah rumah yang telah dibedah, periode pelaksanaan program, maupun bentuk bantuan yang diberikan kepada para pendeta. Karena itu, aspek-aspek tersebut belum dapat dijabarkan lebih jauh tanpa data tambahan.
Bagi DPD Satkar Ulama Labura, kepemimpinan tidak semata-mata berkaitan dengan jabatan atau kedudukan dalam sebuah organisasi politik.
Organisasi tersebut memandang kepemimpinan sebagai amanah yang harus diwujudkan melalui upaya membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pandangan itu menjadi dasar bagi Satkar Ulama dalam menjelaskan dukungannya terhadap Hendri Yanto Sitorus. Organisasi tersebut berharap kepemimpinan yang dinilainya memiliki perhatian terhadap kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan dapat terus berlanjut.
Harapan itu juga berkaitan dengan keberlanjutan hubungan antara organisasi keagamaan, partai politik, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam kehidupan politik lokal, dukungan dari organisasi kemasyarakatan dapat menjadi bagian dari dinamika yang menyertai proses pergantian maupun keberlanjutan kepemimpinan partai. Meski demikian, dukungan tersebut perlu ditempatkan dalam kerangka mekanisme organisasi dan tetap dibedakan dari keputusan resmi partai.
DPD Satkar Ulama Labura berharap Hendri Yanto Sitorus dapat kembali memimpin Partai Golkar Kabupaten Labuhanbatu Utara. Harapan tersebut didasarkan pada penilaian organisasi terhadap rekam jejak kepemimpinan, capaian politik partai, serta perhatian terhadap kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Dukungan itu sekaligus menegaskan posisi Satkar Ulama Labura dalam dinamika pemilihan Ketua Partai Golkar di tingkat kabupaten.

Meski demikian, proses pencalonan dan penetapan ketua partai tetap harus mengikuti mekanisme internal Partai Golkar. Pernyataan dukungan dari Satkar Ulama merupakan sikap organisasi pendukung, bukan keputusan akhir mengenai siapa yang akan memimpin partai tersebut.
Melalui dukungan yang disampaikan, Satkar Ulama Labura berharap kepemimpinan yang dinilainya telah menunjukkan kepedulian dan kontribusi kepada masyarakat dapat terus berlanjut demi kemajuan Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Pada akhirnya, keberlanjutan kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan dukungan dalam proses pencalonan, tetapi juga dengan kemampuan organisasi dan para pemimpinnya menjaga kepercayaan masyarakat serta menjalankan program yang memberikan manfaat bagi daerah. (Red)
LABURA adalah lembaga yang bekerja untuk memperluas akses masyarakat terhadap hukum, pendidikan hukum, penelitian, dan pengetahuan hukum.
Don't show again
Yes, Contact Us!