LABURA.NET | Tribrata FC Labuhanbatu memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke babak 16 besar turnamen Open Mini Soccer Piala Kapolres Labuhanbatu setelah menaklukkan Tunas Muda FC Labura dengan skor telak 7-1.
Kemenangan dalam pertandingan penyisihan Grup H tersebut diraih di Lapangan Sepak Bola Kompleks Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Rabu (14 Oktober 2026). Hasil itu sekaligus membawa Tribrata FC mengoleksi enam poin dan menempati puncak klasemen sementara Grup H.
Turnamen yang diselenggarakan oleh KNPI Kabupaten Labuhanbatu Utara tersebut menjadi ajang persaingan tim-tim mini soccer untuk memperebutkan tempat di fase gugur.
Sejak awal pertandingan, Tribrata FC Labuhanbatu tampil agresif dengan mengandalkan permainan kolektif. Umpan-umpan pendek dan kerja sama antarpemain membuat pertahanan Tunas Muda FC kesulitan mengantisipasi serangan.
Keunggulan Tribrata FC dibuka pada menit kedelapan melalui sepakan keras penyerang Kayami. Gol tersebut membuat tim asal Kota Rantauprapat itu unggul 1-0.
Meski tertinggal, Tunas Muda FC tidak langsung kehilangan semangat. Tim tersebut berusaha memberikan perlawanan dan akhirnya berhasil mencetak gol penyeimbang sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1.
Situasi itu membuat pertandingan semakin menarik. Tribrata FC kembali meningkatkan tekanan untuk merebut keunggulan, sementara Tunas Muda FC berusaha menjaga keseimbangan permainan.
Pelatih Tribrata FC, Dedy Suandi, kemudian mengarahkan anak asuhnya untuk lebih memanfaatkan lebar lapangan. Strategi tersebut memberikan hasil positif ketika Dedi Daulay berhasil mencetak gol spektakuler yang membawa Tribrata FC kembali unggul 2-1.
Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir. Tribrata FC pun memasuki jeda pertandingan dengan keunggulan satu gol atas lawannya.
Memasuki babak kedua, Tribrata FC menunjukkan peningkatan permainan. Rotasi pemain yang dilakukan Dedy Suandi membuat timnya tampil lebih efektif dalam membangun serangan dan memanfaatkan peluang.
Tribrata FC semakin leluasa mengembangkan permainan. Serangan yang dibangun dari berbagai sisi lapangan membuat Tunas Muda FC harus bekerja keras menghadapi tekanan berulang.
Dedi Daulay kembali memberikan kontribusi melalui golnya, disusul gol-gol tambahan yang dicetak Rio, Irwan, serta Yogi Panjaitan. Bek tengah bertubuh jangkung yang dikenal dengan rambut gondrong itu turut menunjukkan kemampuan menyerangnya dengan menyumbangkan gol bagi Tribrata FC.
Tambahan gol tersebut memperlebar jarak keunggulan Tribrata FC hingga mencapai 7-1. Sementara itu, Tunas Muda FC tidak mampu mengejar ketertinggalan sampai pertandingan berakhir.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 7-1 untuk kemenangan Tribrata FC Labuhanbatu.
Hasil tersebut menjadi kemenangan kedua Tribrata FC dalam fase penyisihan Grup H. Tambahan tiga poin membuat tim itu mengumpulkan enam poin sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar.
Dengan pencapaian tersebut, Tribrata FC tercatat sebagai tim pertama yang memastikan kelolosan ke fase 16 besar turnamen Open Mini Soccer Piala Kapolres Labuhanbatu atau KNPI Trophy Kapolres Cup, sebagaimana dilaporkan dalam naskah sumber.
Usai pertandingan, Manajer Tribrata FC Labuhanbatu, Muhammad Sukma, SE, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan ofisial yang telah berkontribusi dalam kemenangan tersebut.
Ia mengaku bersyukur atas tambahan tiga poin yang diraih timnya. Menurut Sukma, hasil positif itu merupakan buah dari penampilan para pemain yang mampu menunjukkan kualitas masing-masing di lapangan.
“Alhamdulillah, tiga poin. Selamat dan terima kasih kepada seluruh ofisial tim dan para pemain kita yang sudah benar-benar menunjukkan kualitas masing-masing,” ujar Sukma.
Meski timnya menang dengan skor meyakinkan, Sukma mengingatkan para pemain agar tidak terlena dengan hasil tersebut. Ia menilai perjalanan turnamen masih panjang sehingga konsentrasi dan konsistensi permainan harus tetap dijaga.
Sukma juga meminta jajaran pelatih dan seluruh pemain untuk segera mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya. Menurutnya, kemenangan besar tidak boleh membuat tim kehilangan fokus dalam mengejar target selanjutnya.
“Tetap fokus. Pesan saya, jangan terlalu euforia dengan hasil ini. Perjalanan kita masih panjang, dan semoga kita berhasil terbang lebih tinggi,” katanya.
Setelah memastikan tiket ke babak 16 besar, Tribrata FC dijadwalkan menjalani pertandingan ketiga pada Jumat, 23 Oktober 2026, menghadapi Lapendos.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Tribrata FC untuk kembali menguji konsistensi permainan sekaligus menjaga posisi mereka di Grup H.
Dengan koleksi enam poin dan kemenangan besar atas Tunas Muda FC, Tribrata FC kini memiliki modal positif untuk melanjutkan persaingan. Namun, pesan manajer tim agar pemain tetap fokus menjadi pengingat bahwa target berikutnya tetap membutuhkan persiapan dan kerja sama yang solid.

Kemenangan 7-1 ini bukan hanya menambah tiga poin bagi Tribrata FC, tetapi juga memastikan langkah mereka ke fase gugur lebih awal dibandingkan tim-tim lain yang masih berjuang mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Turnamen Open Mini Soccer Piala Kapolres Labuhanbatu yang digelar KNPI Labuhanbatu Utara pun berlanjut dengan persaingan antartim untuk memperebutkan posisi terbaik hingga babak berikutnya.
Bagi Tribrata FC Labuhanbatu, tantangan selanjutnya adalah mempertahankan performa positif dan menjaga fokus agar perjalanan mereka di turnamen tersebut dapat berlanjut sesuai target.
Penulis: (Greg)
LABURA adalah lembaga yang bekerja untuk memperluas akses masyarakat terhadap hukum, pendidikan hukum, penelitian, dan pengetahuan hukum.
Don't show again
Yes, Contact Us!